Fungsi dan Tujuan dari Adanya Asuransi

Di postingan ini kami akan jelaskan tentangĀ Fungsi dan Tujuan dari Adanya Asuransi. Setelah memahami pengertian atau definisi dari asuransi, timbul pertanyaan berikutnya, apa manfaat atau fungsi dari asuransi? Mengetahui fungsi dari asuransi sangatlah penting artinya. Bagaimana orang akan percaya dan mau membayar polis asuransi bila tidak mengerti apa manfaatnya, bukan?

fungsi dan tujuan dari adanya asuransi

Fungsi asuransi dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Transfer risiko

Dengan membayar premi yang relatif kecil, seseorang atau perusahaan dapat memindahkan ketidakpastian atas hidup dan harta bendanya (risiko) ke perusahaan asuransi.

2. Kumpulan dana

Premi yang diterima akan dihimpun oleh perusahaan asuransi sebagai dana untuk membayar risiko yang terjadi.

Apa manfaat asuransi bagi kita? Asuransi yang dikenal di Indonesia, antara lain asuransi jiwa, asuransi kerugian, dan asuransi kesehatan. Asuransi kerugian adalah asuransi yang melindungi harta benda, misalnya rumah beserta isinya, apartemen, mobil, dan lain-lain.

Asuransi mobil ditujukan untuk melindurigi dari berbagai ancaman bahaya yang tidak terduga, misalnya tabrakan, pencurian beberapa bagian mobil, atau bahkan mobil itu sendiri yang dicuri. Dengan melindungi mobil dengan asuransi, kita dapat rnenqendarai mobil dengan rasa tenang dan arnan ke manapun bepergian.

Jadi, pada prinsipnya pihak perusahaan asuransi memperhatikan masa depan kehidupan dan turut memikirkan serta berusaha untuk memperkeeil keragian yang mungkin fimbul akibat terjadi risiko dalam melaksanakan kegiatan usaha, balk terhadap pribadi atau perusahaan.

Ditinjau dari beberapa sudut, asuransi mempunyai tujuan dan teknik pemecahan yang bermacam-macam, antara lain:

1. Dari segi Ekonomi

Tujuannya: Mengurangi ketidakpastian dari hasil usaha yang dilakukan oleh seseorang atau perusahaan dalam rangka memenuhi kebutuhan atau mencapai tujuan. Tekniknya: Dengan cara mengalihkan risiko pada pihak lain danpihak lain tersebut mengombirrasikan sejumlah risiko yang cukup besar, sehir:igga dapat diperkirakan dengan lebih tepat besarnya kemungkinan terjadinya kerugian.

2. Dari segi Hukum

Tujuannya: Memindahkan risiko yang dihadapi oleh suatu objek atau suatu kegiatan bisrris kepada pihak lain. Tekniknya: Melalui pembayaran premi oleh tertanggung kepada penanggung dalam kontrak ganti rugi (polis asuransi), maka risiko beralih kepada penanggung.

3. Dari segi Tata Niaga

Tujuannya: Membagi risiko yang dihadapi kepada semua peserta program asuransi.

Tekniknya: Memindahkan risiko dari individu/perusahaan ke lembaga keuangan yang bergerak dalam pengelolaan risiko (perusahaan asuransi), yang akan membagi risiko kepada seluruh peserta asuransi yang ditanganinya.

4. Dari segi Kemasyarakatan

Tujuannya : Menanggung kerugian secara bersama-sama antar semua peserta program asuransi. Tekniknya Semua anggota kelompok (kelornpok anggota) program asuransi memberikan kontribusinya (berupa premi) untuk menyantuni kerugian yang diderita oleh seorang/beberapa orang anggotanya.

5. Dari segi Matematis

Tujuannya: Meramalkan besarnya kemungkinan terjadinya risiko dan hasil ramalan itu dipakai sebagai dasar untuk membagi risiko kepada semua peserta (sekelompok peserta) program asuransi. Tekniknya: Menghitung besarnya kemungkinan berdasarkan teori kemunqkinan (probability theory), yang dilakukan oleh aktuaris maupun oleh underwriter.

Sekian informasi tentangĀ Fungsi dan Tujuan dari Adanya Asuransi, kami harap post kali ini membantu kawan-kawan. Tolong artikel ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Sumber: Jurus Pintar Asuransi, Sigma

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.