Jenis Program Asuransi Dwiguna (Endowment Assurance)

Pada Kesempatan ini kami akan ulas mengenaiĀ Jenis Program Asuransi Dwiguna (Endowment Assurance). Endowment Assurance (Asuransi Dwiguna) yaitu penggabungan dua jenis asuransi jiwa lainnya yaitu asuransi kematian dan asuransi untuk keadaan tetap hidup. Perusahaan asuransi menjamin pembayaran sejumlah uang asuransi kepada orang yang diasuransikan, jika nasabah meninggal pada selang waktu tertentu, atau membayarkan kepada nasabah jika ia masih hidup setelah selesainya waktu asuransi.

Jenis Program Asuransi Dwiguna (Endowment Assurance)

Jenis program asuransi ini memadukan manfaat proteksi maupun tabungan. Program asuransi ini membayarkan manfaat sejumlah tunai uang kepada pihak tertanggung apabila polis telah jatuh tempo. Program juga membayarkan jumlah tersebut pada saat tertanggung meninggal dunia, atau bilamana dapat diterapkan, saat tertanggung mengalami cacat yang menyeluruh dan bersifat permanen, dan apabila hal tersebut terjadi pada masa berlakunya polis.

Oleh karena itu, angsuran asuransi jenis ini lebih besar (nominalnya) dari dua jenis asuransi yang disebutkan sebelumnya. Asuransi dwiguna dapat diambil dalam jangka 10, 15, 25, atau 30 tahun dan mempunyai dua guna, yaitu:

  • Perlindungan bagi keluarga bilamana tertanggung meninggal dunia dalam jangka waktu tertanggungan.
  • Tabungan bagi tertanggung bilamana tertanggung tetap hidup pada akhir jangka pertanggungan.

Pada tipe asuransi ini, jumlah uang pertanggungan akan dibayarkan pada tanggal akhir kontrak yang telah ditetapkan. Contoh asuransi dwiguna berjangka (Kombinasi Term dan Endowment):

  • usia tertanggung 30 tahun
  • masa kontrak 10 tahun
  • rate premi, misalnya 85 permil per tahun dari uang pertanggungan
  • uang pertanggungan: Rp 100 Juta
  • premi yang harus dibayar: 85/1000 x 100 juta = Rp 8,5 juta – yang ditunjuk sebagai penerima uang pertanggungan: istri (50 persen) dan anak pertama (50 persen)

Penjelasan:

  1. Bila tertanggung meninggal dunia dalam masa kontrak, maka perusahaan asuransi sebagai penanggung akan membayaruang pertanggungan sebesar Rp 100 juta kepada yang ditunjuk.
  2. Bila tertanggung hidup sampai akhir kontrak, maka tertanggung akan menerima uang pertanggungan sebesar 100 juta.

Jenis program asuransi dwiguna

Program dalam asuransi dwiguna dibagi menjadi dua yaitu :

1. Asuransi dwiguna murni (pure endowment insurance)

Polis asuransi ini memberikan pembayaran atas suatu nilai tunai tertentu hanya jika tertanggung masih hidup di akhir jangka waktu tersebut. Bila tertanggung meninggal selama polis berlangsung maka tidak ada pembayaran. Jadi, saat tertanggung tersebut meninggal, dia hanya menerima uang pertanggungan tanpa nilai tunai.

2. Asuransi dwiguna terantisipasi (anticipated endowment insurance)

Polis asuransi ini sama seperti polis dwiguna biasa hanya satu perbedaan dasarnya yaitu polis ini memberikan pembayaran tunai (persentase uang pertanggungan) kepada tertanggung dengan jangka waktu tertentu (misal 2 tahun atau 3 tahun) selama masa aktif polis. Pada polis jenis ini jika tertanggung meninggal setelah menerima pembayaran nilai tunai, uang pertanggungan akan tetap dibayarkan kepada ahli waris.

Demikian informasi tentangĀ Jenis Program Asuransi Dwiguna (Endowment Assurance), saya harap postingan ini bermanfaat buat Anda. Kami Berharap postingan ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Sumber: Jurus Pintar Asuransi, Sigma

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.