Prinsip dan Jenis Asuransi Sosial

Pembahasan kita kali ini yakni Prinsip dan Jenis Asuransi Sosial. Asuransi sosial didesain untuk memberikan manfaat kepada seseorang yang pendapatannya terputus karena kondisi sosial dan ekonomi atau karena ketidakmampuan mengendalikan solusi secara individu. Asuransi Sosial ditawarkan melalui beberapa bentuk oleh pemerintah dan bersifat wajib (compulsory basis).

Prinsip dan Jenis Asuransi Sosial

Asuransi Sosial adalah program asuransi yang diselenggarakan secara wajib berdasarkan suatu undang-undang dengan tujuan untuk memberikan perlindungan dasar bagi kesejahteraan masyarakat. Program asuransi sosial hanya dapat diselenggarakan oleh Badan Usaha Milik Negara (UU No. 2 Tahun 1992).

Prinsip dalam asuransi sosial:

  • Compulsion – wajib
  • Set level of benefit – manfaat yang merata/sama
  • Floor of protection – perlindungan mendasar
  • Subsidy – subsidi
  • Unpredictability of loss – kerugian yang sulit diprediksi
  • Conditional benefits – manfaat bersyarat
  • Contribution required – harus ada kontribusi
  • Attachment to labor force – terkait dengan tenaga kerja
  • Minimal advance funding – minimum dalam penyisihan dana

Lingkup asuransi sosial:

  • Jaminan Pertanggungan Kecelakaan
  • Jaminan Pertanggungan Hari Tua dan Pensiun
  • Jaminan Pelayanan Kesehatan
  • Jaminan Pertanggungan Kematian
  • Jaminan Pertanggungan Pengangguran

Jenis asuransi sosial di Indonesia:

1. Asuransi sosial tenaga kerja

  • untuk memberikan jaminan pensiun, asuransi kematian, ahli waris dan cacat bagi pegawai negeri sipil, dikelola oleh PT Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (TASPEN).
  • untuk memberikan perlindungan asuransi kecelakaan kerja, tabungan hari tua dan asuransi kematian bagi pegawai perusahaan swasta, dikelola oleh PT Jaminan Asuransi Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK).
  • untuk memberikan perlidungan bagi prajurit ABRI / TNIterhadap risiko berkurang atau hilangnya penghasilan karena hari tua, putusnya hubungan kerja atau meninggal dunia dikelola oleh Perum Asuransi Sosial ABRI (ASABRI). Santunan asuransi dibayarkan kepada peserta yang berhenti karena pensiun. Jika peserta meninggal dunia, maka ahli warisnya akan menerima santunan risiko kematian ditambah dengan nilai santunan nilai tunai asuransi dan biaya pemakaman.

2. Asuransi kesehatan

Untuk memberikan pemeliharaan kesehatan bagi pegawai negeri, penerima pensiun, dan keluarga termasuk untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi penduduk. Asuransi ini dikelola oleh PT Asuransi Kesehatan (ASKES dulu PHB)

3. Asuransi kecelakaan

Santunan asuransi kecelakaan penumpang diberikan diberikan kepada para korban atau ahli waris korban yang bersangkutan. Santunan diberikan dalam bentuk biaya ganti rugi untuk perawatan medis, santunan cacat, atau santunan kematian. Pembiayaan asuransi kecelakaan bersumber dari iuran wajib melalui pengusaha atau pemilik angkutan umum. Asuransi ini dikelola oleh PT Asuransi Jasa Raharja

Sekian info terkait dengan Prinsip dan Jenis Asuransi Sosial, saya harap postingan ini bermanfaat untuk kawan-kawan. Mohon artikel ini dishare agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Sumber: Jurus Pintar Asuransi, Sigma

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.