Satu Solusi Mengantisipasi dan Mengelola Resiko

Pembahasan kita sekarang yaitu Satu Solusi Mengantisipasi dan Mengelola Resiko. Umumnya, dalam keluarga besar, beberapa masalah bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Misalnya, dalam contoh kasus kematian kepala keluarga, jika memungkinkan, keluarga yang ditinggalkan oleh kepala keluarga tersebut akan didukung secara finansial oleh saudara-saudaranya. Mungkin anak-anaknya dititipkan sementara di keluarga orangtua atau mertua, sampai sang ibu mampu menghidupi.

Satu Solusi Mengantisipasi dan Mengelola Resiko

Tetapi bagaimana jika keluarga besarnya merasa keberatan untuk membantu dengan alasan bahwa mereka pun punya beban menghidupi keluarga masing-masing? Jika ini terjadi, bagaimana nasib keluarga tanpa sang bapak? Begitu juga dengan keluarga Anda. Dengan sakitnya Anda sebagai kepala keluarga yang membuatnya tidak lagi seproduktif dulu, penghasilan keluarga berkurang sehingga kesejahteraan keluarga juga ikut menurun.

Adakah solusi bagi masalah-masalah seperti ini? Salah satu solusi adalah dengan asuransi. Asuransi adalah salah satu bentuk pengendalian risiko yang dilakukan dengan cara mengalihkan / transfer risiko dari satu pihak ke pihak lain, dalam hal ini adalah perusahaan asuransi.

Jadi bila kepala keluarga atau orang yang masih produktif bersedia mengikuti salah satu program asuransi, maka ia tak perlu menguras tabungan sampai berhutang dan menjual asetnya ketika sakit. Perusahaan asuransi akan membayar kebutuhannya sesuai dengan klausul yang disepakati.

Sebenarnya sejak jaman dahulu, asuransi sudah dikenal oleh masyarakat. Di masyarakat Islam, asuransi ini dikenal dengan nama takaful atau saling menanggung. Jika ada salah satu saudara muslim yang terkena musibah, maka semua saudara lain ramai-ramai memberi bantuan. Bahkan hukum di Arab ketika jaman Rasulullah sudah menerapkan bahwa jika ada salah seorang di antara mereka membunuh yang lain, maka keluarga yang membunuh wajib memberi santunan kepada pihak yang terbunuh (ahli warisnya).

Kini, asuransi berkembang dengan lebih baik. Telah ada lembaga-lembaga yang siap melayani masyarakat dalam mengatur santunan bagi salah satu nasabah asuransi yang terkena musibah. Tapi tentu saja, santunan itu hanya berlaku bagi mereka yang tergabung sebagai nasabah asuransi tersebut.

Cara kerjanya sangat sederhana. Sekelompok orang menyerahkan dana santunan kepada lembaga asuransi dengan perjanjian bahwa jika salah satu di antara mereka mengalami musibah-musibah tertentu sesuai kesepakatan, maka korban akan mendapatkan uang santunan yang nilainya sudah disepakati bersama. Lembaga asuransi berhak menggunakan dana tersebut untuk usaha. Jika menghasilkan, maka semua kelompok mendapatkan pembagian hasilnya.

Karena asuransi adalah bentuk transfer risiko, maka kita harus tahu apa pengertian risiko dalam kaitannya dengan asuransi agar kita lebih memahaminya. Juga agar kita bisa bersikap bijak dalam menghadapi risiko dan menanganinya melalui asuransi.

Demikian info mengenai Satu Solusi Mengantisipasi dan Mengelola Resiko, kami harap artikel ini membantu kalian. Kami Berharap artikel ini dibagikan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Sumber: Jurus Pintar Asuransi, Sigma

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.