Sekilas tentang Pentingnya Asuransi dalam Kehidupan

Di artikel ini saya akan ulas tentangĀ Sekilas tentang Pentingnya Asuransi dalam Kehidupan. Suatu ketika, saat Anda berlibur bersama seluruh keluarga, tiba-tiba ada berita di televisi tentang kebakaran hebat di kawasan tertentu. Nama kota yang disebutkan adalah kota di mana Anda tinggal dan membuka usaha.

Sekilas tentang Pentingnya Asuransi dalam Kehidupan

Segera saja perasaan tak enak merayapi hati Anda, membuat Anda mau tak mau memasang mata dan telinga lebih dekat lagi ke televisi. Tak salah lagi! Api kebakaran meluas hingga melahap, rumah dan toko yang Anda tinggali! Bagai disengat listrik ribuan volt, tubuh Anda lemas terkulai. Habis sudah apa yang telah dirintis selama puluhan tahun!

Sekilas tentang Pentingnya Asuransi dalam Kehidupan

Ada banyak kejadian dalam hidup kita yang tidak bisa kita duga. Bahkan hal yang telah direncanakan pun seringkali meleset dan memberikan hasil yang bisa jadi jauh berbeda. Jika hasilnya positif, tentu tak ada masalah. Tetapi bagaimana jika terjadi sebaliknya?

Contohnya, saat Anda berkendara di jalan raya, apakah ada jaminan bahwa segalanya berjalan dengan lancar? Apakah Anda merasa cukup aman karena selalu mengindahkan peraturan lalu lintas? Tetapi bagaimana dengan orang lain? Tanpa Anda duga (tentu saja kami tidak berharap demikian), bisa saja mobil lain secara tiba-tiba menyelonong di depan Anda dan menyenggol mobil Anda dengan keras.

Sama seperti dalam contoh kasus kebakaran di atas, sekali lagi, banyak hal yang tidak bisa kita duga dalam hidup ini. Apakah kita sudah menyiapkan diri menghadapinya? Mungkin Anda saat ini sudah memiliki tabungan dalam jumlah besar yang bisa diambil sewaktu-waktu. Tetapi bagaimana bila keperluan Anda ternyata lebih besar dari tabungan yang Anda miliki? Apa yang akan Anda lakukan? Menjual aset? Meminjam uang tunai dari pihak tertentu? Meminta bantuan famili? Lalu bagaimana bila dana yang terkumpul tersebut masih kurang?

Sekilas tentang Pentingnya Asuransi dalam Kehidupan

Beberapa pihak menyarankan Anda untuk mengikuti asuransi agar terbebas dari masalah-masalah di atas. Benarkah demikian? Sebagian besar masyarakat belum menganggap memiliki asuransi adalah sebuah kebutuhan. Dalam penelitian yang dilakukan sebuah LSM di Yogyakarta pascagempa bumi tanggal 27 Mei 2006, tak banyak masyarakat yang mengikuti program asuransi.

Gempa dengan kekuatan 5,9 SR yang terjadi di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah ini telah menghancurkan berbagai aset individu maupun milik publik. Responden dalam survei itu adalah 157 kepala keluarga dari wilayah Bantu! dan Yogyakarta. Mayoritas responden (152 KK) mengalami kerusakan bangunan rumah tinggal. Tak hanya sampai di situ, pada diri responden, gempa tektonik tersebut juga mengakibatkan cedera fisik dan psikis. Cedera fisik tersebut mulai dari cedera ringan hingga berat.

Sementara itu, gempa juga menimbulkan trauma (gangguan psikologis). Selain kerugian harta, ada responden yang mengalami kerugian jiwa, di mana mereka kehilangan anggota keluarga. Dengan demikian, tampak bahwa selain kerugian harta benda, bencana jug a telah menyebabkan cedera fisik dan menimbulkan trauma, bahkan kehilangan anggota keluarga.

Sekilas tentang Pentingnya Asuransi dalam Kehidupan

Tentu saja kemudian timbul kekhawatiran, seperti rasa tidak aman (keselamatan diri), ketidakmampuan memperbaiki kerusakan bangunan, berkurangnya pendapatan karena tidak dapat lagi bekerja, khawatir tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok, dan juga khawatir tidak lagi mampu menabung.

Akibat lain, pascagempa tentu saja masyarakat memiliki prioritas kebutuhan yang harus dipenuhi. Jenis kebutuhan yang yang paling banyak dirasakan adalah perbaikan rumah tinggal, perbaikan peralatan rumah tangga, dan pembelian perlengkapan keluarga. Selengkapnya dapat dilihat dalam tabel berikut ini:

Tabel 1: Prioritas Kebutuhan

No. Jenis Kebutuhan Frekuensi Persen
1. Perbaikan rumah tinggal 152 96,82
2. Perbaikan peralatan rumah tangga 142 90,45
3. Pembelian perlengkapan keluarga 137 87,26
4. Pemulihan kesehatan fisik 111 70,70
5. Pemulihan kesehatan psikologis 137 87,26
6. Keringanan kewajiban hutang 126 80,25
7. Keringanan biaya pendidikan 118 75,16

Sekilas tentang Pentingnya Asuransi dalam Kehidupan

Kemudian, guna memenuhi berbagai jenis kebutuhan di atas, mayoritas responden, sebanyak 58%, menyatakan perlunya dana hibah. Hanya 29,7% yang menggunakan dana sendiri, sedangkan sisanya menyatakan akan meminjam.

Dari total responden, ternyata hanya sebanyak 19 responden atau 12% yang memiliki asuransi sementara sisanya tidak memiliki. Dari total asuransi yang dimiliki oleh sebagian kecil responden tersebut, ternyata hanya 16% saja yang meng-cover kerugian akibat gempa, sehingga nilai manfaat dari asuransi yang dimilik.i sebagian responden termasuk sangat rendah. Rendahnya tirigkat keikutsertaan responden dalam asuransi mengindikasikan bahwa budaya asuransi sebagai bentuk antisipasi atas munculnya risiko kerugian, belum muncul di masyarakat.

Sebenarnya, berbagai kerugian yang timbul akibat bencana akan dirasakan lebih ringan oleh para korban apabila mereka memilki asuransi, baik asuransi kesehatan ataupun asuransi pada aset, seperti asuransi bangunan dan kendaraan.

Dari ilustrasi di atas, budaya asuransi di masyarakat Indonesia, umumnya masih rendah. Bisa jadi karena asuransi belum dikenal dengan baik atau karena adanya pandangan-pandangan negatif terhadap produk asuransi.

Demikian info Sekilas tentang Pentingnya Asuransi dalam Kehidupan semoga bermanfaat.

Sumber: Jurus Pintar Asuransi, Sigma

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.